Apakah

hati-hati tulisan ini┬ábaper ­čśä. Menyambung apa yg saya tulis sebelumnya, “Apakah rencana di 2 tahun lagi hanya akan menjadi doa-doa yg kita (saya) anggap mustajab?” entahlah. Apabila gagal, toh saya sudah mencoba. Sudah belajar memperbaiki diri, lalu apabila berhasil? syukur-syukur apabila bisa menginspirasi orang lain juga. Benar?

IMG_20141231_215738

*ÔÇťDalam pertumbuhan menuju dewasa, hal yang paling kejam adalah perempuan selamanya selalu lebih dewasa dari laki-laki seumurnyaÔÇŁ,*┬ákata Ko Ching-Teng. Hal itu ternyata bukan fiksi dari realita yg didramatisasi. Benar-benar nyata!. Kehidupan 3,5tahun setengah di kampus tidak pernah mengajarkan / menampakkan gejala itu terjadi. Karena jumlah perempuan disini cuma 10 persen saja.

Belakangan (2 bulan ini) saya dikonspirasikan Tuhan agar bs berorganisasi diluar kampus. Disana mengajarkan saya banyak hal, terlebih tentang betapa *strong*nya perempuan itu. Saya terkagum-kagum “waah….” ternyata perempuan lebih care dengan detail-detail yg padahal bukan ranah kerjanya dia, lebih inisiatif dan visioner!.┬áStatement Ko Ching-Teng terbukti benar-benar, benar.

Sedikit out of topic dari kegiatan organisasi yg dibicarakan di paragraf sebelumnya, ini jg tentang visionernya wanita. Saya dapat kabar tidak terduga, dari adek kelas Smala kalau 2 temannya (wanita) baru saja menikah di awal tahun baru 2015 ini. Sedangkan saya baru saja kepikiran buat memperbaiki diri, lol.

Apakah saya envy? jelaaaas!. Tapi daripada envy, envy, dan envy yg merupakan energi negatif, lebih baik memikirkan… “Apa sih yg Tuhan ajarkan dari kejadian ini ini semua? apa yg Tuhan mau sampaikan dari kebahagiaan adek kelas yg baru saja menggenapkan setengah dari agamanya tersebut?“.

bersambung biar anti-klimaks, ini sudah tengah malam jam 01:22.. mungkin bisa saya lanjutkan esok hari artikelnya.

salam, salam olahraga

kamu di halaman ini selama .